-->

Wednesday, November 2, 2016

Bazzar Tara Salvia 2016-2017

Setiap tahunnya, di Sekolah Tara Salvia diadakan sebuah bazaar. Bazaar yang diadakan tanggal 9 Oktober 2016 adalah bazzar yang terakhir dilaksanakan di Tara Salvia. Bazaar adalah sebuah acara dimana ada banyak hiburan yang bisa ditemukan di sana. Selain itu, ada juga banyak stan-stan dimana di setiap stan ada banyak barang yang bisa dibeli. Tidak hanya itu, mereka juga mengadakan berbagai penampilan di bazaar, seperti penampilan band, dan ada juga penampilain lain siswa SD dan SMP Tara Salvia. Suasana di bazaar sangat meriah. Tujuan diadakannnya bazaar bermacam-macam. Pertama, untuk membuka kebebasan berkreativitas dengan banyak stan-stan menarik dan banyaknya lagu-lagu enak untuk didengar. Kedua, untuk meningkatkan kegembiraan dan kemeriahan pengunjung yang datang.
Ada bermacam-macam stan di bazaar kali ini. Seperti stan yang menjual makanan, kerajinan tangan dan lain lain. Stan-stan ini bisa ditemukan di koridor sekolah dimana ada di tepi bazaar.. Lalu ada juga stan-stan permainan, salah satunya adalah permainan menjatuhkan botol dengan bola tenis. Terlihat anak-anak sangat senang memainkannya.
Di bazar, suasananya sangat ramai. Banyak sekali anak-anak berkeliaran dan bermain, serta para penjaga stan bazaar yang sering menyerukan barang jualannya. Suasana bazaar semakin dimeriahkan dengan adanya penampilan-penampilan yang seru untuk dilihat. Salah satunya adalah penampilan basket anak-anak, dimana mereka terlihat sangat lucu dan bersemangat mengikutinya, sehingga yang lainnya pun ikut bersemangat.
Beberapa stan di bazaar tersebut kami wawancarai. Stan pertama yang kami wawancarai adalah stan kelas 7. Stan ini beserta isinya memiliki tema masakan Jawa, yang mereka angkat agar anak-anak kenal dengan masakan tradisional Jawa. Stan ini menjual berbagai masakan Jawa, seperti Nasi Kucing, Nasi Bakar, Sate Telur, Tempe Bacem, Jajanan Pasar, Beras Kencur, dan lain-lain. Harga stiap makanan kurang lebih sekitar Rp 15.000. Meski semua boleh membeli, kebanyakan yang membeli adalah ibu-ibu, yang memang suka dengan masakan-masakan tersebut.
Lalu ada stan kelas 8. Stan kelas 8 ini ada dua jenis, salah satunya adalah yang berasal dari OSIS Tara Salvia. Tujuannya adalah untuk mengisi kas OSIS, dimana mereka menjual tempe mendoan, marsmallow, dan lemon tea sebagai barang jualan mereka. Menurut mereka, marshmallow dan tempe laku di kalangan pemuda, dan lemon tea bisa menyegarkan para pembeli. Itulah alasan mereka memilih barang jualan tersebut. Makanan dan minuman ini homemade yang dibuat di rumah para anggota. Cemilan ini dijual dengan harga yang cukup murah, yaitu: Tempe seharga Rp 3.500, marshmallow seharga Rp 4.000, dan lemon tea seharga Rp 5.000. Harga ini memberi keuntungan bagi mereka, tapi juga murah. Mereka menjualnya pada murid SD dan SMP juga orangtua mereka.
Stan kelas 8 yang lain adalah face-painting. Mereka memilih face painting karena jasa ini menarik untuk dijual. Mereka mendapat ide ini dari ibu salah satu teman mereka, yaitu Zoia. Tujuan mereka menambah uang adalah untuk donasi. Harganya pun bervariasi. Untuk yang sebagian muka itu Rp 10.000, dan untuk yang seluruhnya adalah Rp 20.000.
Terakhir, ada stan kelas 9 yang kami wawancarai, dimana mereka menjual mie ayam dan mie yamin, karena nama stan mereka adalah Bakmi Sembilan. Harganya tergantung pada keinginan para pelanggan untuk memakai bakso atau tidak. Untuk yang pakai bakso harganya Rp 25.000, dan yang tidak memakai adalah Rp 20.000. Semua bahan ini homemade maka lebih sehat dan terjaga kualitasnya, serta lebih lezat. Kebanyakan yang membeli adalah anak-anak dan orangtua.
Selain berjualan di stan, tentunya ada kegiatan lain selain berjualan di stan. Banyak permainan yang bisa ditemukan di bazaar kali ini. Selain itu, ada juga penampilan-penampilan dari band SMP Tara Salvia, dimana lagu-lagu yang menarik untuk didengar, sehingga bazaar menjadi lebih meriah. Lalu ada juga penampilan dari kelas 6  yang tentunya disenangi oleh banyak orang.
Sangat banyak kegiatan yang bisa kita dapatkan di bazaar tahun ini. Bazaar kali ini kelihatannya sudah meriah, banyak yang membeli barang jualan stan-stan dan stan-stan tersebut memiliki dekorasi bagus yang membutuhkan kreativitas. Lalu ada banyak sekali permainan yang bisa kita lakukan , dan belum lagi penampilan-penampilan dari para murid, yang sangat memeriahkan bazaar. Cuacanya juga cerah pada saat itu dan acara juga lancar. Meski begitu, kami tetap memberi saran untuk bazaar kedepannya. Bazaar kedepannya diharapkan untuk lebih melibatkan anak-anak untuk berbagai acara, juga bagi pembawa acara untuk lebih mengajak para pengunjung untuk mendengarkan mereka. Lalu barang-barang yang tidak laku bisa dilelang dengan harga yang dipotong sehingga menjadi lebih murah. Masih banyak saran lainnya, tapi yang pasti bazaar sekarang ini harus terus dipertahankankan. Semoga bazaar tahun depan lebih baik lagi dari sekarang.

-Rizky dan Farrel-

Wednesday, October 5, 2016

Kami Solid Kok!


     Pada tanggal 26 Agustus 2016, OSIS tahun ajaran 2016/2017 mengadakan lomba-lomba yang diikuti oleh setiap kelompok mentor. Mereka mengadakan lomba-lomba yang berbeda dari sebelumnya. Tak kalah seru! Lomba dibagi menjadi dua sesi. Menurut Zeva ketua OSIS, tujuan diadakannya lomba antar mentor ini adalah agar memperkuat hubungan antar siswa dan mentor, dan juga untuk menilai ke sportifan dan kekompakan setiap kelompok.

     Pada sesi pertama, terdapat dua jenis lomba yang diikuti peserta, yaitu lomba Teka Teki Silang dan lomba Tebak Lagu Nasional.

  Pada sesi lomba, peserta diminta untuk maju bergilir untuk menyelesaikan jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan pada Teka Teki Silang merupakan pertanyaan seputar sekolah dan kegiatannya. Misalnya, “ Siapa kepala sekolah SMP Tara Salvia”, “Apa warna wastafel di toilet SMP Tara Salvia”, dan “ Siapa guru musik SMP Tara Salvia”. Peserta memberikan berbagai macam reaksi. Ada yang langsung bisa menjawab dengan mudah dan ada juga yang kesulitan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Lomba berlangsung meriah dipenuhi oleh sorak sorai peserta dan pendukung. Menurut saya lomba ini berlangsung sangat seru dan meriah. Soal yang diberikan bervariasi. Terdapat soal dari level yang paling mudah sampai paling sulit. Lomba ini juga melatih solidaritas mentor dan anak mentor terutama bagi siswa yang baru mengenal kegiatan di SMP Tara Salvia.

   Sedangkan pada lomba menebak lagu, dua orang per kelompok mentor diminta untuk maju dan menebak lagu-lagu yang diputarkan. Lomba kali ini dipenuhi dengan sorakan pendukung. Sejauh ini kelompok mentor Pak Anggih dan Pak Agus memimpin dengan poin paling banyak. Menurut saya lagu yang dipilih oleh organisasi OSIS sangat bervariasi. Terutama dengan adanya lagu-lagu daerah dan nasional seperti “ Soleram “, “ Bandung Lautan Api “, dan “ Indonesia Tanah Pusaka “.



 Tim PENA sempat melakukan wawancara dengan beberapa peserta lomba. Menurut Nalya, siswa kelas 7 SMP Tara Salvia, lomba ini seru dan menambah solidaritas antar anggota kelompok mentor.

    Menurut Zeva, siswa kelas 8 SMP Tara Salvia dan ketua OSIS, ia memilih lomba puzzle dan teka teki silang karena permainan tersebut sangat mengasah otak, asik, dan bisa membangun kekompakan. Saat membuat lomba ini, tentu ia memiliki target yaitu semua berjalan dengan baik, dan semua sportif. Harapannya untuk kegiatan OSIS selanjutnya yang tentu melibatkan orang sekitar di sekolah, Zeva ingin kegiatan dapat diterima dengan orang sekitar yang terlibat dan dinikmati secara baik oleh seluru peserta.

        Menurut Bu Desta, guru matematika SMP Tara Salvia, lomba antar mentor ini berlangsung seru. Bu Desta juga senang dengan adanya lomba ini dan berharap bahwa kedepannya terdapat lebih banyak lagi lomba-lomba yang akan diadakan untuk melatih kekompakan siswa.

Lomba antar mentor ini berjalan lancar dan meriah serta dinikimati oleh tiap kelompok mentor. Semoga lomba bagian kedua dan lomba-lomba seterusnya lebih sering dilakukan ya!

-Shira dan Rania-

Monday, May 2, 2016


Mengenang Perjuangan R.A Kartini di Tara Salvia
            Hai Sahabat Pena!! Kali ini Pena akan berbagi cerita tentang kegiatan mengenang perjuangan R.A Kartini di sekolah Tara Salvia.
 Raden Ajeng Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879. Ia adalah anak dari pasangan R.M. Sosroningrat dan M.A Ngasirah. Ayahnya adalah seorang Bupati Jepara. Kartini dikenal sebagai salah seorang pahlawan wanita karena ia memperjuangkan hak perempuan-perempuan di zamannya untuk bisa memperoleh pendidikan. Mengapa? Di zaman itu perempuan hanya diperbolehkan bersekolah  hingga umur 12 tahun.
Setelah itu perempuan hanya dapat tinggal di rumah dan menyelesaikan urusan rumah tangga. Dengan modal banyak membaca dan menjalin komunikasi dengan sahabat-sahabatnya di luar negeri Kartini ingin mengubah situasi tersebut.
Beberapa tahun kemudian lebih tepatnya pada tahun 1903, ia menikah dengan pria yang bernama K.R.M.  Adipati Singgih Djojo Adhiningrat. Suaminya mengerti keiinginan Kartini jadilah suaminya memperbolehkan Kartini untuk membuat sekolah wanita pertama. Sekolah itu kemudian dikenal dengan nama “Sekolah Kartini”.





Sayang umur kartini tidak cukup untuk menyelesaikan perjuangannya. Namun apa yang sudah dimulai Kartini sampai saat ini masih oleh generasi setelahnya. Dan sekarang sekolahnya menjadi Yayasan Sekolah Kartini.
  Sekolah Tara Salvia juga ingin mengenang perjuangan yang sudah dimulai Kartini. Maka pada tanggal 21 April 2016, OSIS Tara Salvia melakukan “Story Telling” ke adik-adik kelas 3 dan 4  SD Tara Salvia. OSIS menceritakan perjuangan Kartini dari awal hingga akhir. Cerita ini menarik bagi adik-adik SD karena menggunakan “puppet anak-anak SD yang dibuat oleh OSIS. Di akhir acara tersebut, murid-murid SD  ditanya tentang tokoh-tokoh di cerita tersebut, dan yang bisa menjawab diberi hadiah yaitu “puppet-puppet”  yang digunakan untuk melakukan “Story Telling”.
 Sementara itu, untuk siswa SMP, OSIS mengadakan acara yang berbeda untuk mengenang perjuangan Kartini. Bentuk acara untuk SMP adalah kuis seputar kehidupan Kartini dan perjuangannya. .  setiap angkatan menunjuk tiga orang untuk mewakili angkatanya dalam lomba tersebut. Ada dua babak dalam permainan tersebut.  Babak pertama berisi dengan tanya jawab dari setiap kelompok. Babak kedua adalah adu cepat. Persaiangan antar tim berlangsung ketat. Ada pertanyaan yang bisa dijawab namun ada juag yang tidak terjawab. Pertanyaan dalam kuis tersebut memberikan wawasan bagi semua yang menyaksikan. Pemenang dalam kuis ini adalah tim kelas 9. Nisa mengumpulkan poin tertinggi pada kuis ini.
Setelah permainan tanya jawab, semua murid dan guru berdiri dan menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” bersama-sama.
Diharapkan kegiatan ini memperluas wawasan mengenai kartini dan perjuanganya. Tidak hanya sampai disini, tapi kita sebagai genarasi penerus harus bisa melanjutkanya.
 Jadi sekian dari cerita kali ini. Semoga kisah yang kami bagikan kepada kalian bermanfaat. Terima kasih dan sampai bertemu di cerita berikutnya!!
                            Nara & Kiko

Wednesday, March 16, 2016

Menguatkan Tali Persahabatan Melalui Permainan



                Hai, Sahabat Pena!!! Maafkan kami ya,  kalau kami jarang berbagi cerita. Kali ini kami dari Tim Pena akan membicarakan tentang kegiatan persahabatan antara Jakarta Japanese School (JJS) dan SMP Tara Salvia. Kegiatan ini bukan pertama kali dilakukan, kegiatan ini telah diadakan beberapa kali dengan fokus kegiatan yang berbeda-beda. Kali ini, kegiatan ini dikelola oleh OSIS SMP Tara Salvia.



Terakhir kami bertemu adalah saat murid-murid Tara Salvia pergi berkunjung ke Sekolah Jepang untuk bermain permainan yang berasal dari Jepang, nah sekarang giliran mereka untuk berkunjung ke Sekolah Tara Salvia dan bermain permainan asal Indonesia. Pada tanggal 18 Februari tahun 2016 Sekolah jepang atau bisa dibilang Jakarta Japanese School berkunjung ke sekolah Tara Salvia untuk bermain permainan yang berasal dari Indonesia. Permainan yang akan dimainkan bersama adalah adu kelereng, bekel, engklek, dan adu stik. Semua siswa dibagi menjadi 32 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari siswa JJS dan siswa Tara Salvia, tujuanya adalah untuk mejalin komunikasi dan kerja sama antara siswa JJS dan siswa Tara Salvia dalam seluruh permainan.

               
Kegiatan di hari itu berlangsung dengan seru murid-murid JJS sangat semangat dalam mencoba permainan-permainan tersebut. Ternyata kesulitan bermain permainan tradisional bukan hanya dialami oleh murid-murid JJS tapi murid-murid Tara Salvia juga mengalaminya. Menurut kami permainan yang paling menantang adalah adu kelereng karena tidak mudah menyentil kelereng untuk mengenai sasaran. Sementara,  menurut Taipei, salah satu siswa JJs, yang paling seru adalah adu Stik. Ternyata dari serunya permainan hari itu, terlihat bahwa perbedaan bahasa dan budaya tidak menjadi masalah. Kami tetap dapat mencari cara untuk berkomunikasi agar permainan berlangsung seru. Melalu permainan tradisional Indonesia, murid-murid JJS dapat belajar lebih banyak budaya Indonesia.
 

[Nara&Rana]

Monday, November 23, 2015

Perayaan Sumpah Pemuda oleh OSIS!

Hai, Sahabat PENA! Pasti tahu dong, 28 Oktober kita peringati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Pada  hari tersebut, kita mengingat tentang Sumpah Pemuda Indonesia yang diselanggarakan tanggal 28 Oktober 1928. Pembuat Sumpah Pemuda adalah seluruh anggota pemuda yang ada dalam kongres, sementara  yang menulis Sumpah Pemuda adalah Muhammad Yamin.

Muhammad Yamin (sumber gambar)
Dalam kongres tersebut banyak orang berkumpul untuk membuat sebuah sumpah untuk para pemuda Indonesia selama seluruh hidup Indonesia. Mereka tidak berhenti sampai dapat menghasilkan sumpah tersebut. Selama dua hari mereka berpikir keras. Setelah selesai, Moehamad Yamin menuliskan semua yang dikatakan dan didiskusikan oleh para pemuda Indonesia.



SMP Tara Salvia merayakan hari Sumpah Pemuda pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2015. Anggota OSIS menampilkan  sebuah pertunjukan puisi yang dibaca secara bergantian. Mereka juga menampilkan  dua buah lagu perjuangan  yaitu “Indonesia Pusaka” dan “Bangun Pemudi Pemuda” . Lagu tersebut adalah lagu yang menunjukkan rasa cinta terhadap Indonesia dan mengajak pemuda Indonesia untuk membangun negeri. Di antara kedua lagu tersebut dibacakan puisi yang mempertanyakan keberhasilan generasi Indonesia sekarang.apakah kita sudah berhasil mewujudkan cita-cita para leluhur?

Ayolah, jangan membuat leluhur kita sedih. Kita harus memajukan Indonesia supaya kita bisa mempertahankan kemerdekaan kita. Jadilah seperti Bung Karno. Beliau percaya bahwa Indonesia bisa merdeka. Kita harus meneruskan apa yang Bung Karno telah capai.

Ini adalah isi Sumpah Pemuda:

”Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.”

“Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.”

“Kami putra dan putri Indonesia mendjundjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia”
                                                                               


Para pahlawan kita sudah melakukan apa yang mereka bisa untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.  Jadi, kita sebagai pemuda Indonesia harus membanggakan mereka dengan memajukan Indonesia.  Jangan biarkan perjuangan para pendahulu bangsa menjadi percuma.



Nara&Kiko


Tuesday, August 25, 2015

Belajar Sambil Menjalin Keakraban di Wisma Gemala, Cisarua

                                                              


 Hai sahabat PENA! Kami perwakilan dari organisasi PENA telah meliput kegiatanMOS di Wisma Gemala untuk tahun ajaran 2015-2016. Pada tanggal 4 Agustus sampai dengan 5 Agustus 2015 siswa kelas 7 melakukan kegiatan Masa Orientasi Sekolah di Wisma Gemala, Cisarua. Lama perjalanan dari sekolah ke Wisma Gemala hanya menempuh sekitar satu jam.


            Kegiatan pertama adalah materi Kepemimpinan, yang disampaikan oleh Pak Riki. Materi ini memberikan gambaran tentang sifat-sifat yang dibutuhkan oleh seorang pemimpin, misalnya seorang pemimpin harus memiliki sifat adil, misalnya adil ketika memberikan tugas. Dalam kegiatan ini siswa kelas 7 diberi kesempatan untuk menjadi sebuah pemimpin dalam kelompoknya. Sehingga mereka dapat merasakan langsung rasanya menjadi seorang pemimpin.


Kegiatan yang keduasiswa kelas 7 mendapatkan materi “Study Smarter, not Harder”, yang diberikan oleh Bu Dian. Dalam kegiatan ini siswa kelas 7 diberi tips-tips untuk belajar dengan maksimal.


Materi terakhir adalah “Bijak Menggunakan Uang” yang diberikan oleh Pak Riki. Melalui materi ini Pak Afriki memberikan beberapa tips mengenai bagaimana cara menggunakan uang dengan efektif. Bijak menggunakan uang sebenarnya bisa dimulai dari hal kecil, seperti uang jajan sekolah. Siswa kelas 7 dapat mulai dari membeli hal yang dibutuhkan, bukan sekedar apa yang diinginkan. Dengan demikian siswa kelas dapat lebih efektif dalam menggunakanuang sakunya.


Setelah istirahat, siswa diminta membuat refleksi yang mencakup seluruh kegiatan mereka di hari pertama.


Kegiatan terakhir pada hari pertama adalah kegiatan pengayaan. Tidak seperti kegiatan sebelumnya yang dilakukan dalam kelas, kegiatan ini dilakukan di luar ruangan.Dalam kegiatan ini, siswa diuji seputar pemahaman materi yang telah mereka peroleh di sesi sebelumnya. Dalam kegiatan ini juga, mereka juga diberikan sedikit tantangan, yaitu dengan mata mereka yang ditutup mereka bekerjasama dalam kelompok untuk berjalan ke tiap pos yang telah disediakan. Di setiap pos, mereka akan diberi pertanyaan tentang materi yang telah dipelajari sebelumnya. Nah, di sinilah letak kerumitan kegiatan, karena mereka harus berjalan bersama namun dalam keadaan mata tertutup. Di sini juga kegiatan ini menjadi lebih menyenangkan walau memang menjadi menegangkan juga. Kegiatan ini dilaksanakan hingga malam.


Kegiatan di hari kedua di mulai dengan senam pagi. Walaupun dalam cuaca yang cukup dingin, siswa kelas 7 harus melaksanakan senam pagi agar badan pun segar. Setelah kegiatan senam pagi siswa kelas 7 melaksanakan kegiatan team building. Dalam kegiatan ini mereka melakukan berbagai macam games. Namun tak hanya sekedar games, mereka juga harus melakukannya dengan bekerja sama dengan kelompok masing-masing. Kegiatan ini menjadikan siswa kelas 7 dapat bekerja sama baik dengan teman sekelompoknya. Mereka juga dapatlebihdekatdenganteman yang lain.


Melalui kegiatan selama dua hari di Wisma Gemala, siswa diharapkan mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk dirinya. Siswa juga dapat lebih mudah beradaptasi dengan teman lain, sehingga mereka menjalin pertemanan menjadi lebih dekat. Sekian dari kami liputan MOS kali ini, Terima Kasih!


[Allysha & Damira]

Tuesday, August 4, 2015

Sampai Jumpa dan Selamat Bekerja!

Halo sobat PENA! Kami harap kamu baik-baik saja! Waktu cepat sekali berlalu. Angkatan PENA tahun 2014/2015 sekarang telah menduduki kelas 9 dan akan bersiap-siap untuk menghadapi sederet ujian. Kami harus fokus terhadap ujian. Ya, di mana ada awal, pasti ada akhir. Kami sedih untuk mengatakan ini, tapi harus kami katakan - Ini adalah artikel terakhir dari angkatan kami.

Tentu, kami tidak percaya bahwa dua semester sudah berlalu. Padahal, di awal PENA berganti pengurus, kami merasa bahwa dua semester akan menjadi perjalanan yang menantang dan berlangsung lama. Tetapi, rupanya kenyataan berkata lain. Memang, ada rintangan-rintangan yang kami hadapi selama mengurus PENA, seperti mencari topik, deadline (masalah terbesar kami), hal-hal mendadak terjadi, dan masih banyak lagi. Walau begitu, kami berhasil mengatasi masalah-masalah itu bersama, bersembilan. Hal-hal sulit pun menjadi mudah dengan bersama.

Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan YME, Pak Afriki yang membantu kami mempromosikan blog, Bu Santi yang membimbing kami, orang tua dan guru-guru yang terkadang memberi ide cemerlang, dan tentu saja, kalian semua yang sudah mendukung kami dengan membaca artikel kami, entah itu di mading maupun blog kami. Kami tidak akan seperti ini tanpa kalian. Masih banyak harapan-harapan PENA yang belum tercapai. Itulah salah satu alasan mengapa waktu terlalu cepat beralu untuk kami. 

Lantas, siapa yang akan mengurus PENA sekarang? Mereka adalah angkatan 2015/2016 yang terdiri dari beberapa murid kelas 8 sekarang, yang masih belum sepenuhnya siap karena beberapa hal (tapi mereka akan bekerja secepatnya kok). Jadi, kami sangat berharap bila pengurus berikutnya bisa meneruskan semangat kami, memberi inovasi baru, dan menyelesaikan tugas-tugas kami yang belum selesai. Para pengurus berikutnya, tunjukkanlah kemampuan kalian! Kami yakin bahwa kemampuan kalian bisa menyamai atau (baiknya lagi) lebih dari kami.

Namun, tenang saja. Kalian mungkin masih bisa membaca artikel-artikel dari angkatan PENA 2014/2015. Bisa jadi, ada mantan anggota yang 'iseng' menulis artikel untuk di mading maupun di blog. Kalian juga bisa membaca artikel-artikel yang kami tulis selama periode pengurusan kok!

Terima kasih! Kami sangat senang bisa melakukan ini. Sampai jumpa, suatu hari nanti!


-Anggota PENA – Nisa, Nabil, Karissa, Adiv, Deva, Diva, Emil, Naila, Tsabita

PS: Tampilan blog akan diurus secepatnya setelah angkatan 2015/2016 sudah siap bekerja.